Selasa, 10 Januari 2017

UAS filsafat pendidikan



Cara Asyik Belajar Filsafat

Pengertian Filsafat
Filsafat adalah ilmu yang berusaha mencari sebab yang sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu berdasarkan pikiran atau rasio. Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.Itulah definisi filsafat secara umum.Ada pula filsafat pendidikan,dimana definisi dari filsafat pendidikan itu sendiri adalah upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik,potensi cipta,rasa,maupun juga karsanya.Akar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar Pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan Universal.Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan, organis, harmonis, dinamis. Guna untuk mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Filsafat pendidikan adalah filsafat yang digunakan dalam studi mengenai masalah-masalah pendidikan. 
Dalam kesempatan kali ini,saya akan membahas hal-hal yang di kira menarik dari persoalan filsafat yang di kemas secara berkaitan satu sama lain.
Mengenal Immanuel Kant dan Pokok Pemikirannya
Di dalam dunia ilmu filsafat terdapat satu tokoh yang sangat terkenal yaitu Immanuel Kant, Filsuf barat dengan gelar raksasa pemikir Eropa, mengatakan filsafat adalah ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di dalamnya empat persoalan. Dilihat dari riwayat hidupnya, Immanuel Kant adalah seseorang yang sederhana. Selama hidupnya Kant menetap di Prusia dan mengalami masa peperangan tujuh tahun sewaktu Rusia menaklukkan Prusia Timur. Ia juga hidup dalam masa revolusi Perancis dan masa kejayaan Napoleon.
Selama hidupnya jarang sekali ia bepergian lebih dari 70 km dari tempat tinggalnya. Immanuel Kant dilahirkan di Koenigsberg, suatu kota di Prusia Timur, Jerman pada tanggal 22 April 1724, dari keluarga pembuat dan penjual alat-alat dari kulit untuk keperluan menunggang kuda.  Semula namanya ditulis dengan Cant, tetapi karena adanya perubahan ejaan yang menentukan bahwa huruf C juga dibaca seperti S, maka untuk tidak membuat meragukan orang yang mengenalnya, nama itu ditulis seperti yang dikenal orang sekarang. Perubahan itu telah terjadi pada zaman neneknya. Perhatian bagi hal-hal kecil semacam itu antara lain yang mempengaruhi sikap hidup Kant yang serba teliti lebih-lebih dalam hal pembagian waktu, sampai ia terkenal sebagai seorang profesor yang bekerja menurut waktu yang telah ditentukannya.
Kehidupannya sebagai filsuf di bagi dalam dua periode: zaman pra-kritis dan zaman kritis. Pada zaman pra-kritis ia menganut pendirian rasionalis yangdilancarkan oleh  Wolft. Tetapi karena terpengaruh oleh Hume berangsur-angsur Kant meninggalkan rasionalisme. Ia sendiri mengatakan bahwa Hume itulah yang membangunkannya dari tidur dogmatisnya. Pada zaman kritisnya, kant merubah wajah filsafatnya secara radikal. Ia menanamkan filsafatnya sekaligus mempertanggungkannya dengan dogmatisme.
Tiga Pokok Pemikiran Immanuel Kant
Immanuel Kant seorang filsuf termasyhur dari Jerman memiliki tiga pokok pemikiran yang harus diketahui terlebih dahulu, dikarenakan pemikirannya begitu original dan terlihat berbeda dari pemikiran para filsuf sebelumnya terutama berangkat dari filsuf Inggris bernama David Hume. Berikut ini pokok pemikirnnya:
  1. Panca indera, akal budi dan rasio. Kita sudah tahu tentang arti empirisme yang mementingkan pengalaman inderawi dalam memperoleh pengetahuan dan rasionalisme yang mengedepankan penggunaan rasio dalam memperoleh pengetahuan, tetapi rasio yang kita ketahui adalah sama dengan akal dan logis, namun Kant memberi definisi berbeda. Pada Kant istilah rasio memiliki arti yang baru, bukan lagi sebagai langsung kepada pemikiran, tetapi sebagai sesuatu yang ada “di belakang” akal budidan pengalaman inderawi. Dari sini dapat dipilah bahwa ada tiga unsur yaitu akal budi (Verstand), rasio (Vernunft) dan pengalaman inderawi.
  2. Dalam filsafatnya Kant mencoba untuk mensinergikan antara rasionalisme dan empirisme. Ia bertujuan untuk membuktikan bahwa sumber pengetahuan itu diperoleh tidak hanya dari satu unsur saja melainkan dari dua unsur yaitu pengalaman inderawi dan akal budi. Pengetahuan a-priori merupakan jenis pengetahuan yang datang lebih dulu sebelum dialami, seperti misalnya pengetahuan akan bahaya, sedankan a-posteriori sebaliknya yaitu dialami dulu baru mengerti misalnya dalam menyelesaikan Rubix Cube. Kalau salah satunya saja yang dipakai misalnya hanya empirisme saja atau rasionalisme saja maka pengetahuan yang diperoleh tidaklah sempurna bahkan bisa berlawanan. Filsafat Kant menyebutkan bahwa pengetahuan merupakan gabungan (sintesis) antara keduanya.
  3. Dari sini timbullah bahwa Kant adalah seorang Kopernikan dalam bidang filsafat. Sebelum Kant, filsafat hampir selalu memandang bahwa orang (subjek) yang mengamati objek, tertuju pada objek, penelitian objek dan sebagainya. Kant memberikan arah yang sama sekali baru, merupakan kebalikan dari filsafat sebelumnya yaitu bahwa objeklah yang harus mengarahkan diri kepada subjek. Kant dapat dikatakan sebagai seorang revolusioner karena dalam ranah Filsafat Immanuel Kant pengetahuan ia tidak memulai pengetahuan dari objek yang ada tetapi dari yang lebih dekat terlebih dahulu yaitu si pengamat objek (subjek). Dengan ini tambah lagi salah satu fungsi filsafat yaitu membongkar pemikiran yang sudah dianggap mapan dan merekonstruksikannya kembali menjadi satu yang fresh, logis, dan berpengaruh.
                  Pemikiran Kritisisme Immanuel Kant Filsafat yang dikenal dengan kritisisme adalah filsafat yang diintrodusir oleh Immanuel kant. Kritisisme adalah filsafat yang memulai perjalanannya dengan terlebih dahulu menyelidiki kemampuan dan batas-batas rasio. Perkembangan ilmu Immanuel Kant mencoba untuk menjebatani pandangan Rasionalisme dan Empirisisme, teori dalam aliran filsafat Kritisisme adalah sebuah teori pengetahuan yang berusaha untuk mempersatukan kedua macam unsur dari filsafat Rasionalisme dan disini kekuatan kritis filsafat sangatlah penting, karena ia bisa menghindari kemungkinan ilmu pengetahuan menjadi sebuah dogma. Filsafat ini memulai pelajarannya dengan menyelidiki batas-batas kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia. Oleh karena itu, kritisisme sangat berbeda dengan corak filsafat modern sebelumnya yang mempercayai kemampuan rasio secara mutlak. Isi utama dari kritisisme adalah gagasan Immanuel Kant tentang teori pengetahuan, etika dan estetika. Gagasan ini muncul karena adanya pertanyaan-pertanyaan mendasar yang timbul pada pemikiran Immanuel Kant. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Apakah yang dapat kita ketahui?
2.    Apakah yang boleh kita lakukan?
3.    Sampai di manakah pengharapan kita?
4.    Apakah manusia itu?
Ciri-ciri kritisisme dapat disimpulkan dalam tiga hal:
  1. Menganggap bahwa objek pengenalan itu berpusat pada subjek dan bukan pada objek.
  2. Menegaskan keterbatasan kemampuan rasio manusia untuk mengetahui realitas atau hakikat sesuatu; rasio hanyalah mampu menjangkau gejalanya atau fenomenanya saja.
  3. Menjelaskan bahwa pengenalan manusia atas sesuatu itu diperoleh atas perpaduan antara peranan unsur anaximanesa priori  yang berasal dari rasio serta berupa ruang dan waktu dan peranan unsur aposteriori  yang berasal dari pengalaman yang berupa materi.
                  Selain beberapa hal terebut di atas Immanuel Kant terkenal dengan 12 Kategori Kant. Apa saja yang termasuk, berikut ini adalah 12 kategori Kant:
1.      Unitas
  1. Pluralitas
  2. Tolalitas
  3. Realitas
  4. Negasi
  5. Pembatasan
  6. Inheren dan Penghidupan (Substansi dan Aksiden)
  7. Kausalitas dan Ketergantungan ( Sebab dan Akibat)
  8. Pertukaran antara komunitas antara Agen dan Pasien
  9. Kemungkinan – kemustahilan
  10. Eksistensi dan Noneksistensi
  11. Pendelegasian kepentingan
Permasalahan Filsafat
Secara Umum terbagi menjadi tiga;
  1. Ontologi, yaitu mengkaji hakikat segala sesuatu, terbagi 2:
1)      Kualitas;
a.       Monisme, asal lam terdiri dari satu  unsur (mono=satu). Thales dari air, Anaximandros dari apairon, Anaximenes dari udara, Democritos dari tanah.
b.      Dualisme, yang mengatakan alam semesta terdiri dari dua unsur yaitu materi dan roh. Tokohnya Anaxagoras dan Aristolteles.
c.       Pluralisme, alam semesta terdiri dari empat unsur; air, angin, api, tanah. Tokohnya Empedokles, Leukippos.

2)      Kualitas
Pandangan ini membicarakan bagaimana alam berproses, dalam kaitannya muncul 4 teori:
-          Mekanisme, yang mengatakan bahwa segala sesuatu berproses secara mekanik.
-          Teleologi, mengatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam raya berproses menuju suatu tujuan, yaitu Tuhan.
-          Determinisme, kejadian di alam iniberproses melalui suatu ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik oleh hukum alam maupun oleh Tuhan
-          Indeterminisme, segala kejadian di alam ini berlangsung secara bebas, tanpa kendali tertentu dari Tuhan atau kekuatannya.
2.      Epistimologi ,yaitu membicarakan pembahasan mengenai metode yang di gunakan untuk mendapatkn pengetahuan, ada 2 hal ;
a.       Hakikat pengetahuan, muncul 2 pandangan;
 - realisme, yaitu pengetahuan manusia riil adanya dalam kehidupan.
 - idealisme, yaitu hakikat ilmu pengetahuan tidak terdapat dalam dunia riil, melainkan konsep ideal atau dunia ide-ide.
b.   Sumber Pengetahuan, muncul 3 pandangan;
- rasionalisme, mengatakan bahwa sumber pengetahuan muncul dari rasio (akal) manusia.
- Empirisme, sumber pengetahuan adalah indera manusia.
- Kritisme, pengetahuan manusia bersumber dari luar diri manusia, yaitu Tuhan.
3.   Aksiologi, terbagi menjadi 6 pandangan ;
  1. naturalisme, yang menyatakan ukuran baik buruk ialah sesuai tidaknya perbuatan tersebut sesuai dengan fitrah (natura) manusia.
  2. Hedonisme, yang menyatakan bahwa ukuran baik buruk ialah sejauh mana suatu perbuatan mendatangkan kenikmatan (hedone) bagi manusia.
  3. Vitalisme, ukuran baik buruk ditentukan oleh sejauh mana suatu perbuatan tersebut dapat mendorong manusia untuk hidup lebih maju.
  4. Ultitarianisme, Ukuran baik buruk ditentukan oleh ada tidaknya suatu perbuatan mendatangkan  manfaat bagi manusia.
  5. Idealisme, ukuran baik buruk ditentukan oleh sesuai tidaknya sesuatu perbuatan dengan konsep ideal (rancang bangun) pikiran manusia.
  6. Teologis, baik buruknya suatu perbuatan ditentukan oleh sesuai tidaknya suatu perbuatan  dengan ketentuan agama (teos=Tuhan, agama)
Berdasarkan Mata Kuliah yang di kontrak di semester tiga ini yaitu Filsafat Pendidikan terdapat kaitan nya dengan ilmu.Adapun hubungan dari keduanya adalah sebagai berikut :
Seperti yang telah di jelaskan di atas bahwa filsafat pendidikan merupakan upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik,potensi cipta,rasa,maupun juga karsanya. Sedangkan ilmu adalah sistem dari berbagai pengetahuan yang masing-masing mengenai suatu pengalaman tertentu yang disusun melalui sistem tertentu, sehingga menjadi suatu kesatuan.
Ilmu mencari kebenaran dengan cara penyelidikan (riset) sesuai dengan eksistensinya yang berhubungan dengan alam empiris. Dalam penyelidikan ilmu selalu mencari  hukum sebab akibat. Sebagai hukum sebab akibat maka kebenaranya pasti ada.
Dengan kata lain, filsafat pendidikan sangat erat kaitan nya dengan pengetahuan bagaimana cara mengembangakan atau menjalankan potensi-potensi manusiawi yang berada di ruang lingkup pendidikan seperti peserta didik,guru,lembaga sekolah dan lain-lain. Sedang pengetahuan itu sendiri merupakan sebuah hasil yang di dapatkan dari ilmu dan berbagai macam pengetahuan tersebut di peroleh berdasarkan pengalaman ,pengajaran dan lain-lain.
Selain itu, filsafat ilmu adalah ilmu pengetahuan yang berusaha mencapai kebenaran yang asli, karena kebenaran mutlak di tangan Tuhan atau dengan singkat dikatakan pengetahuan tentang segala yang ada. Jadi ketika kita berfilsafat dalam hal pendidikan ingatlah pada apa yang mendasari ilmu filsafat tentang mencari segala sesuatu tentang kebenaran nya. Mampu berpikir sistematis dan kritis untuk memperoleh kebenaran.
Manusia akan mampu berfilsafat dan menjadi seorang filsuf apabila dia bisa menggunakan aturan main dalam berfilsafat yaitu : Berpikir logis, sistematis, radikal, dan universal.
Oleh karena itu munculah pengharapan pada manusia tentang apa yang di harapkan dari suatu pendidikan yang menghasilkan sebuah pengetahuan dari ilmu yang di dapat.
Manusia adalah makhluk hidup yang paling sempurna di bandingkan dengan makhluk yan lain nya. Hal ini di karenakan manusia mempunyai akal dan pikiran. Selain itu, manusia memiliki kelebihan dan potensi yang baik dalam menjalankan hidup nya. Dengan akalnya manusia mampu. berpikir, dengan pikirannya memperoleh pengetahuan, dengan pengetahuannya manusia memiliki ilmu, dengan ilmunya manusia mampu berpikir rasional, logis dan sistematis.
Terdapat beberapa kriteria manusia, yaitu :
  • Memiliki rasa ingin tahu, maka diaktuakisasikan dalam bentuk bertanya.
  • Melalui rasio maka manusia memberikan jawaban terhadap aneka pertanyaan
  • Manusia bertanya, manusia pula menjawab
  • Manusialah yang benar-benar bereksistensi karena memiliki kesadaran dan otonomi dirinya.
Dengan kata lain :
§  Malalui akalnya manusia mampu menyamai makhluk lain.
§  Burung terbang tinggi, manusia terbang dengan pesawat ciptaannya.
§  Angsa bisa berenang ke ujung pulau, manusia berenang dengan kapal Feri ciptaannya.
§  Ikan mampu menembus dasar lautan, manusia menembus lautan dengan kapal selam ciptaannya.

Lalu, apa saja yang di jadikan pengharapan bagi manusia ?
Pada dasarnya manusia memiliki tujuan hidup masing-masing, contohnya
Mencapai kesuksesan dunia dan akhirat. Tentunya, untuk mendapatkan hal tersebut manusia harus melewati proses dengan berbagai cara kehidupan. Tiga poin penting dalam kehidupan manusia yaitu : umur, rizky dan jodoh merupakan hal mutlak yang telah di tentukan oleh Tuhan pada masing-masing setiap manusia sebelum manusia itu sendiri terlahir ke dunia. Terlepas dari itu, manusia masih bisa merubah “takdir” yang telah di tentukan seperti berusaha keras dalam mencari rizky demi pencapaian maksimal, usaha dalam mencari pasangan hidup yang lebih baik dan menjaga pola hidup demi terbetuknya pola hidup sehat agar manusia meiliki umur yang panjang
Persoalan yang mendasar pada manusia adalah keinginan dan kebutuhan. Keinginan manusia yang tiada batas seolah-olah tidak memiliki puncak akhir dari segala apa yang di inginkan. Pendapat yang selalu melekat pada manusia bahwa “manusia tidak ada puas nya” memang benar adanya. Karena setiap kali manusia mencapai suatu hal, dia akan terus berambisi untuk mendapatkan keinginan yang lain. Begitu juga dengan kebutuhan, manusia memiliki kebutuhan yang banyak untuk menunjang kehidupan mereka
Oleh karena itu, manusia berharap dari keinginan dan kebutuhan tersebut dapat terpenuhi sehingga menciptakan kehidupan yang sejahtera


Sumber :







Jumat, 30 Desember 2016

Beberapa Kehebatan Anonymous dalam Dunia Hacking



Anonymous adalah grup peretas atau hacker yang berdiri sejak tahun 2003. Sejak berdirinya anonymous, mereka juga sudah memiliki prestasi dalam dunia Hacking.
Berikut Serangan-serangan Anonymous yang terkenal:

Serangan Gereja


Kelompok ini menjadi tenar di dunia internasional pada 2008 setelah berbulan-bulan kampanye melawan Church of Scientology bernama ‘Project Chanology’. Hacker (peretas) ini menghancurkan situs gereja ini dan membanjiri mesin fax mereka dengan fax hitam.

Tak cukup itu, kelompok ini mengkoordinasi metode serangan bernama ‘Google Bombing’ di mana ‘scientology’ ditautkan hal lain seperti ‘bahaya’ dan ‘kultus’ agar hasil pencarian menjadi kacau.

Kelompok ini merespon proyek itu dengan membuat ‘Project Chanology’ yang kabarnya merupakan upaya ilmuwan menggunakan internet untuk menyensor informasi salah mengenai praktek mereka.

Penemuan Gelap 

Pada Oktober, Anonymous kembali menarik perhatian karena berhasil melumpuhkan 40 situs pornografi anak ilegal. Anggota kelompok ini menemukan cache situs itu pada 14 Oktober lalu saat menyusuri situs rahasia Hidden Wiki.

Saat bersamaan, Anonymous menemukan ratusan situs bawah tanah yang tak tampak di mesin pencari. Para peretas ini khususnya menarget situs berbagi file pedofil Lolita City dan membocorkan 1.589 nama aktif anggotanya ke publik pada 18 Oktober lalu. Dalam kampanye ‘Operation Darknet’, kelompok ini juga menguak sisi gelap internet yang disebut ‘darknet’ yang tak bisa diakses pengguna biasa.

BART Lumpuh 

Pada 11 Agustus lalu, layanan ponsel pada platform kereta San Fransisco Bay Area Rapid Transit System (BART) lumpuh. Hal ini dilakukan sebagai protes pada kepolisian BART yang menembak penumpang tak bersalah dengan luka fatal.

Anonymous kemudian meresponnya dengan serangkaian serangan membobol database konsumen BART yang kemudian mengunggah nama, email, kode pos dan password akun ribuan pengguna MyBART.org. Tak hanya itu, kelompok ini juga membobol kepolisian BART dan mengunggah lusinan nama dan alamat petugas BART.

Cybergate

Pada Februari, CEO firma keamanan cyber HBGary Federal Aaron Barr mengaku berhasil menyerang Anonymous dan mengungkap informasi anggotanya. Saat itu, kelompok ini menyerang balik dan menang. Awalnya, para peretas ini membobol situs HBGary Federal dan mencuri 70 ribu pesan dari sistem emailnya serta membuat email itu bisa dicari di web.

Email itu sendiri berisi informasi penting mengenai perusahaan itu, termasuk rencana perusahaan menghancurkan WikiLeaks serta membuat kampanye umum dengan informasi salah. Serangan ini sendiri berakhir pada penyelidikan pemerintah di banyak perusahaan yang terkait skandal ini dan memaksa Aaron Barr mengundurkan diri.

Revolusi Arab (Arab Spring) 

Anonymous memiliki peran dalam revolusi Arab sejak awal tahun ini. Kelompok ini melakukan serangkaian serangan ‘denial of service’ pada situs pemerintah Mesir, Tunisia dan Iran.

Serangan-serangan ini menggunakan software sederhana guna membebani situs dengan trafik berlebih yang akhirnya menghancurkannya. Para peretas juga merilis alamat email dan password pejabat pemerintah Timur Tengah yang melawan Arab Spring ini, termasuk Bahrain, Mesir, Yordania dan Maroko.

Para awal Agustus, Anonymour membobol situs Kementerian Pertahanan Suriah dan memasang gambar bendera pra-Ba’athist yang merupakan simbol gerakan pro-demokrasi yang terjadi di negara itu serta mengirim pesan mendukung pemberontakan Suriah.

Presiden Jokowi Perintahkan Perombakan Total Manajemen PNS



Korpri mendorong setiap kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk memetakan kondisi ASN di instansi masing-masing.
Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk segera melakukan langkah reformasi Aparatur Sipil Negara (APN) atau yang dulu dikenal sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Perombakan ini diminta harus dilakukan secara total.

"Saya minta dilakukan langkah-langkah reformasi total pada manajemen aparatur sipil negara kita," ujar Jokowi saat membuka Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (24/10/2016).

Jokowi minta reformasi tidak tanggung-tanggung. Pembenahan dari hulu ke hilir juga harus memperhatikan seluruh aspek baik anggaran hingga kemajuan teknologi.
Baca Juga
"Perombakan dari hulu sampai hilir, dari sisi kuantitas, kita memerlukan jumlah PNS yang proporsional, dengan memperhatikan jumlah penduduk, kemampuan keuangan negara, serta perkembangan kemajuan teknologi informasi ke arah yang sistem pemerintahan yang berbasis elektronik," jelas Jokowi.

Peningkatan anggaran belanja pegawai yang terus meningkat tiap tahunnya juga jadi perhatian Jokowi. Dari 2009 hingga 2017, belanja pegawai diperkirakan naik sebesar 13,7 persen. Pertumbuhan juga terjadi pada belanja manfaat pensiun sebesar 10 persen.

"Saya ingin menegaskan kembali kebijakan moratorium agar dipahami sebagai upaya kita membenahi manajemen ASN kita. Saya kira itu sebagai pembuka yang bisa saya sampaikan," pungkas dia.


JK: PNS Harus Ubah Pola Kerja



Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla mengatakan, seiring dengan perubahan sistem pemerintahan, Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya pegawai negeri sipil (PNS) harus mengubah pola kerja. Sebab, hal itu bisa mendukung peningkatan pelayanan pada PNS.
JK menyebut ada tiga hal pokok perubahan pola kerja yang harus dilakukan PNS.
Pertama, ucap JK, perubahan yang terjadi karena sistem pemerintahan, yang sebelumnya sentralistis, tapi setelah otonomi daerah menjadi menyeluruh.
“Kita melaksanakan otonomi daerah akibatnya seluruh ASN di pegawai pusat. Sekarang sebagian besarnya pegawai daerah. Kalau dulu instruksi dari pusat sekarang butuh inovasi-inovasi karena daerah yang menentukan kemajuan daerahnya sendiri,” ujar JK pada penyerahan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian, dikutip dari situs resmi Setkab, Jumat (27/5/2016).
Baca Juga
Kedua, perubahan teknologi. Menurut JK, saat ini cara kita pemerintahan mengutamakan kemajuan teknologi seperti e-government, smart city dan sebagainya. Hal ini untuk mempercepat kinerja ASN, sehingga tidak perlu berhubungan langsung dengan masyarakat, tetapi dengan teknologi.
Ketiga, adanya persaingan di internal dan luar. Persaingan antar negara dan daerah. Menurut Wapres, jika daerah tidak efisien, maka penduduknya akan pindah ke daerah lain. Begitu pula dalam hal pelayanan. Jika tidak baik, maka akan mengurangi investasi daerahnya.
“Tiga hal itu harus merubah karakter PNS kita, harus menjadi inovatif karena tidak ada lagi arahan dari pusat. Untuk itu, ASN harus memiliki keahlian, skill, dan kecermatan yang baik,” tuturnya seraya menyebutkan, tanpa itu daerah akan ketinggalan.
JK mengingatkan para pegawai negeri sipil, baik di pusat maupun daerah, agar memberikan pelayanan yang terbaik dan terdepan. “Masyarakat butuh pelayanan yang terbaik dan terdepan serta lebih efektif untuk menciptakan kemakmuran rakyat yang lebih baik,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras (PANRB) Yuddy Chrisnandi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, dan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima Arya Wibisana.












PNS Harus Menguasai Teknologi Informasi



Penggunaan Teknologi Informasi dapat mendorong tata laksana pemerintahan yang bersih (good governance).
Liputan6.com, Jakarta Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saat ini berperan menjadi komponen pendukung utama pembangunan di berbagai bidang. Dalam pemerintahan, kemajuan TIK diadopsi untuk menunjang kinerja pemerintahan melalui program e-Government (e-Govt).
Sayangnya menurut Deputi Inovasi Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr Tri Widodo Utomo, kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih minim penguasaan terhadap TIK. Padahal, penggunaan TIK dapat mendorong tata laksana pemerintahan yang bersih (good governance).
Baca Juga
"Kendalanya justru di situ. Literasi IT di kalangan birokrat belum merata. ASN yang sudah berumur, dan terutama di daerah pelosok, masing cukup banyak yang mengalami gagap teknologi," kata Tri.
Tingkat literasi TIK pada ASN, kata Tri, sangat diperlukan dalam pengembangan maupun implementasi e-Govt di masa yang akan datang. Anggota Ketua II bidang Departemen Inovasi, Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) ini menambahkan, fakta di lapangan menyebutkan, untuk sekadar membuat akun atau membuka e-mail, aparatur sipil negara (ASN) terkadang harus dibantu orang lain.
Artinya, kata Tri, realitas 'digital-divide' itu memang masih ada. Untuk itu, kemampuan penggunaan IT ini perlu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengukuran kompetensi ASN atau untuk rekrutmen pegawai yang akan datang.
Ketika ditanya apakah LAN memiliki data literasi TIK di kalangan PNS, Tri menjawab, "Sampai saat ini, penelitian yang sifatnya kasus sudah cukup banyak. Namun untuk data nasional tentang literasi TIK di kalangan aparatur, dirinya mengaku belum pernah memperoleh datanya," kata dia.
Untuk itu, upaya meningkatkan kualitas PNS agar lebih melek teknologi informasi dan komunikasi, tak cukup memberikan berbagai pelatihan yang sifatnya konvensional. Korpri mendorong penggunaan TIK bagi PNS, dengan membuat kebijakan yang bersifat afirmatif.
"Yakni mewajibkan setiap pegawai untuk menggunakan IT. Sebagai contoh, hilangkan kebiasaan membuat disposisi berbasis kertas, dan beralihlah ke e-disposisi. Penggunaan naskah dinas elektronik yang diatur dalam UU No. 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan harus dibudayakan," imbuhnya.
Menurut Tri, dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kementerian Komunikasi dan Informasi, didorong untuk dapat mengawal transisi "birokrasi manual" menjadi "birokrasi digital".
"Itu kalau kita benar-benar ingin mewujudkan birokrasi kelas dunia tahun 2025," katanya.
Sistem e-Government ini diplot untuk memperbaiki sistem birokrasi konvensional yang selama ini diterapkan oleh sebagian besar pemerintahan daerah. Meski demikian, pembentukan sistem e-Govt tak serta merta dapat dilakukan di seluruh pemerintahan daerah.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, sebelum e-Govt diterapkan secara utuh, harus diperhatikan training need analysis (analisa kebutuhan pelatihan) terlebih dahulu.
"Penerapan e-Government pada dasarnya fokus kepada pengelolaan informasi dalam birokrasi dengan menggunakan TIK. Program-program pelatihan PNS, dananya kan ada di masing-masing instansi. Dan training need analysis-nya harus dilakukan terlebih dahulu," kata Sekretaris Jenderal DPKN ini.
Analisa kebutuhan pelatihan yang dimaksud Bima penting dilakukan pada setiap pegawai negeri. Meskipun terlihat sederhana, hanya menganalisa kebutuhan pelatihan terhadap PNS, namun tugas ini memerlukan analisa secara keseluruhan melingkupi bagaimana keterampilan dan kemampuan PNS dalam instansi.
Analisa ini diharapkan sebagai cara untuk mencari PNS mana yang membutuhkan pelatihan tambahan, agar kemampuan dan keterampilannya meningkat.
Namun tak hanya itu saja, analisa kebutuhan pelatihan berfungsi untuk mengelompokkan jenis pelatihan apa yang dibutuhkan oleh PNS dalam suatu instansi. Mengingat, di satu instansi memiliki banyak PNS yang bekerja dan harus memahami pengetahuan serta keterampilan yang berbeda-beda.
Analisa kebutuhan pelatihan tidak bisa dilakukan terburu-buru tanpa suatu pertimbangan yang matang. Karena, pelatihan terhadap PNS istilahnya ada investasi untuk instansi itu sendiri.
Maka dari itu, perlu dilakukan analisis terlebih dahulu untuk mengetahui jenis pelatihan apa yang dibutuhkan oleh instansi. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam melakukan analisa kebutuhan pelatihan PNS.