Beberapa saat
yang lalu lembaga pemeringkat kualitas akademik siswa yang bernama PISA baru
saja keluar. Indonesia menempati peringkat 64, atau naik 6 poin dari yang
sebelumnya peringkat 71 di tahun 2012. Peserta dari tiap negara diambil dari
siswa yang berusia 15 tahun. Kemampuan yang diuji adalah kemampuan di bidang
membaca, matematika, dan ilmu sains. Siswa juga ditanyakan mengenai apakah yang
bisa mereka manfaatkan dari pengetahuan tersebut. Hasil yang didapat dari tes
PISA ini memang belum begitu memuaskan, namun disadari atau tidak sebenarnya
partisipasi siswa untuk bersekolah di Indonesia masih tergolong rendah. Kota dengan
partisipasi sekolah tertinggi untuk siswa usia 14 - 16 tahun masih dipegang
oleh Kota Yogyakarta sebesar 79%. Sedangkan untuk siswa SMA masih dipegang oleh
Jakarta sebesar 63% jumlah siswa yang menggunakan haknya untuk bersekolah.
Artikel kali ini akan mendata, berdasarkan partisipasi pendidikan online,
manakah kota yang memiliki partisipasi tertinggi?
Pertanyaan terkait riset dari
PISA adalah apakah sampel yang diambil oleh mereka cukup representatif? Kali
ini Brainly selaku portal belajar di tanah air yang memiliki 13 juta pengguna
aktif setiap bulannya akan merangking 7 kota dengan partisipasi belajar online
terbesar berdasar data siswa usia 14 hingga 16 tahun, dengan urutan mulai
yang paling kecil ke yang paling besar.
1. Peringkat ke 7 Kota Palembang
Kota palembang memiliki tingkat
partisipasi sekolah sebesar 59,41% untuk siswa usia 14-16 tahun dan 35.73%
untuk siswa usia 16 hinga 18 tahun. Ibu kota provinsi sumatera selatan ini
memiliki 138 165 siswa 14 – 16 tahun yang memanfaatkan fasilitas belajar secara
online setiap bulannya. Jumlah user ini menjadikan mereka sebagai kota nomor 7
yang siswanya memanfaatkan fasilitas belajar secara online.
2. Peringkat ke 6 Kota Pekanbaru
Kota yang terletak di pulau
sumatera dan memiliki sumber daya alam minyak bumi dan kelapa sawit ini
menempati urutan ke 6 sebagai kota dengan jumlah pelajar yang aktif di bidang
belajar online. Berdasarkan data dari BPS, tingkat partisipasi untuk siswa usia
14 hingga 16 tahun adalah 67.19 % dan 47.25% untuk siswa usia 16 hingga 18
tahun. Sebanyak 151119 pelajar 14-16 tahun yang mengakses pelajaran online,
menjadikan Pekanbaru sebagai kota ke 6 dengan partisipasi belajar online.
3. Peringkat ke 5 Kota Makassar
Ibu kota Sulawesi selatan ini
menurut BPS memiliki partisipasi belajar 54.04% untuk siswa usia 14 hingga 16
tahun dan 37.18% untuk siswa usia 16 hingga 18 tahun. Jumlah pelajar 14 – 16
tahun dari kota Makassar yang mengakses pelajaran secara online adalah 370 558
setiap bulannya. Menjadikan mereka peringkat ke 5 sebagai kota dengan
partisipasi belajar online terbesar di Indonesia.
4. Peringkat ke 4 Kota Medan
Ibu kota Sumatera Utara ini
memiliki tingkat partisipasi belajar 72.95% untuk siswa usia 14 hingga 16 tahun
dan 53.03% untuk siswa usia 16 hingga 18 tahun. Cukup tinggi untuk ukuran kota
kota di Indonesia. Dari kota medan jumlah siswa 14 – 16 tahun yang aktif
mengakses pelajaran secara online adalah 730 035 siswa.
5. Peringkat ke 3 Kota Bandung
Di peringkat ketiga ada kota
Bandung. Di provinsi Jawa barat, jumlah partisipasi sekolah untuk siswa usia 14
hingga 16 tahun adalah 61.02% dan dan partisipasi untuk siswa usia 16 hingga 18
tahun adalah 34.65%. Meski demikian jumlah siswa usia SMP yang mengakses
belajar online adalah 796027 siswa.
6. Peringkat ke 2 Kota Surabaya
Di Jawa timur terdapat 64.47% siswa
usia 14 hingga 16 tahun yang berpartisipasi di sekolah dan usia 16 hingga 18
tahun tingkat partisipasinya 40. 83%. Jumlah pelajar dari kota Surabaya adalah
2150095. Surabaya menempati urutan kedua. Sebanyak 1724163 siswa usia 14
hingga 16 tahun mengakses pelajaran secara online.
7. Peringkat ke 1 Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Di DKI Jakarta, tingkat
partisipasi siswa usia 14 hingga 16 tahun adalah 77.58% dan 63.26% untuk usia
16 hingga 18 tahun. Jumlah pelajar dari Jakarta yang aktif setiap bulannya
adalah 2269469. Jakarta yang dijuluki sebagai kota ibu kotanya sosial media
masih menempati urutan pertama sebagai tempat belajar paling aktif. Di Jakarta
beda tipis dengan Surabaya dimana 1778068 siswa siswa usia 14 hingga 16 tahun
mengakses pelajaran secara online.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar